SENIN & SEBUNGKUS KOLOR


Apakah kamu termasuk monday syndromer [pembenci hari senin]? Kalau saya iya. Karena setiap hari Senin saya harus kembali ke tempat kos dan kantor di Pluit.

Jauh sebelumnya, hari Senin tuh selalu membuat saya bersemangat, saya selalu berusaha tampil rapih dan wangi. Apalagi, bagi saya, hari Senin itu kesempatan untuk ketemu banyak orang (cewek), meski cuma di stasiun kereta dan shelter busway, hehe..

Bicara Senin, ada sebuah bawaan wajib sejak memutuskan ngekos di Pluit, tapi ini rahasia kita-kita aja ya!. Saya selalu membawa laptop dan stok kolor (celana dalam) dari rumah ke kantor di hari tersebut. Selain karena males mampir ke kosan bila harus berangkat dari Lenteng Agung, saya juga agak sungkan bila kolor saya ditangani tukang cuci disana. :p

image

Hingga kini, orang kantor tahu isi tas saya tiap hari Senin itu hanya laptop dan peralatan kerja, serta sebungkus plastik misterius (sebut saja namanya mawar).

Saya cuma bisa khawatir dan was-was kalau tas saya tersebut hilang atau dijambret maling. Atau lebih parah, pas di kereta yang penuh penumpang atau lagi PDKT sama cewek tiba2 tuh kolor pada berterbangan. Alamaakkk….

Berlebihan mungkin, tapi wajar dong kalau saya merasa selalu terbebani tiap mengingat besok adalah hari Senin. Dan saya harus membawa sebungkus kolor kembali.

*Tulisan ini sibuat jelang berangkat keΒ  kantor. Tentu, di hari Senin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s