Jawaban Terbaik Dari “Kapan Nikah ?” Di Hari Lebaran


Sekarang udah masuk bulan puasa 2018 atau Ramadhan 1439 H, tandanya gak lama lagi bakalan tiba yang namanya hari lebaran atau Idul Fitri bagi umat muslim di seluruh dunia. Nah, selain momen saling memaafkan dan menikmati kue-kue serta makanan enak setiap berkunjung ke rumah saudara atau teman, apa lagi yang muncul di pikiran kalian saat lebaran tiba? kalo jawabannya bagi-bagi angpao (duit lebaran) itu udah biasa. Yang luar biasa, disaat kalian harus berfikir keras mencari jawaban terbaik bila ditanya KAPAN NIKAH ? saat lebaran tiba oleh saudara atau teman. Bila kalian termasuk dalam kaum jomblo sejati, saya ucapkan selamat mencari jawaban terbaik sejak dini.

Mumpung lagi bulan puasa, gak salah dong kalo kita perbanyak pahala. Caranya, gw mau nambah pahala dengan bagi-bagi tips jawaban apa aja yang bisa lo gunakan saat ada pertanyaan KAPAN NIKAH ? di hari lebaran.

“Kapan nikah?”

“Abis ijab kabul!”

#tamat

Jawaban ini bisa jadi jawaban yang bakalan buat orang-orang berhenti bertanya KAPAN NIKAH ? ke diri lo di hari lebaran. Karena jelas, untuk melangsungkan pernikahan tentu harus ada proses ijab kabul terlebih dahulu.

“Kapan Nikah ?”

“Kalo Gak Sabtu Ya Minggu”

Bicara hari baik, umumnya setiap orang yang melangsungkan pernikahan pasti lebih memilih akhir pekan sebagai hari bahagia mereka. Selain karena motivasi undangan yang datang gak meleset-meleset banget dari target. Jadi, kalo ditanya KAPAN NIKAH ? di hari lebaran, jawab aja “Kalo gak Sabtu ya Minggu”.

Nah, bagaimana kalo yang nanya KAPAN NIKAH ? di hari lebaran itu adalah MANTAN, pasti kalian ada rasa sedikit gengsi dong.

“Kapan Nikah ?”

“Hahahaha sabar dong. Kan Ducati lakunya gak secepat Mio.”

Apalagi, saat ada teman sesama jomblo bertanya KAPAN NIKAH ? di hari lebaran, apa yang harus kalian lakukan? mungkin, sebelum saling memaafkan, kalian coba dulu jawaban ini.

“Kapan Nikah ?”

“Ngaca!”

*Banting Spion*

Lalu, apa yang bakal kalian lakukan saat ada saudara atau teman yang nanya KAPAN NIKAH ? di hari lebaran tapi udah gak punya jawaban alias mati kutu. Terserah kalian si, joget dangdut juga boleh. Paling, orang-orang cuma bilang, “Bocah Ngapa Yaa”

Advertisements

Jalan Tuhan


Jalan terjal menghadang setiap pilihan.

Mengikuti langkah dalam perjuangan panjang.

Alunan musik menjadi teman, namun menambah bimbang.

Do’a menjadi penguat impian dalam lima kesempatan, menambah kesan kedamaian. 

Manusia memiliki harapan setinggi awan, dalam sujud semua memiliki jawaban. Itulah jalan Tuhan.

Zfd

25 – 04 -2017

Catatan dibuat dalam tulisan tangan pada tanggal 25 April 2017.

Inspiration


“Jika anda menang, tak usah berkomentar. Pun, jika anda kalah, tak usah beralasan..”

Adolf Hitler

“Menang, bukan berarti menjadi “paling”. Tetapi… Menang, adalah karena Anda berusaha lebih baik dari sebelumnya..”

Bennie Blair 

Continue reading

“Quotes” Kehidupan


“Jangan sampai penyakit membuat kita stress, hanya ketidakoptimisanlah yang membuat kita menjadi stress”

(Dokter Eka Julianta Wahjoepramono, dokter bedah syaraf)

“Tutuplah telinga kamu saat mendengarkan hal-hal buruk tentang kamu, tapi bukalah telinga kamu saat kamu mendengarkan kabar baik tentang kamu.”

(Deny Sumargo)

“Terkadang sekadar hidup sudah merupakan tindakan berani. Kemampuan untuk menjalani satu hari lagi merupakan kesuksesan besar. Sudah sangat baik jika masih bisa terus bertahan.”

(Seneca, filsuf Romawi)

“Kuambil air wudhu, lalu kubasuh semua debu yang melekat pada kalbuku, kemudian aku tegakkan salatku dan akhirnya kutengadahkan tangan memohon ampun pada Allah atas segala dosa-dosaku.”

(Menuk Pujiati)

“Kalau kita mau memetik hasil setahun, tanamlah sayuran.
Kalau kita mau menikmati hasil sepuluh tahun, budidayakan buah-buahan.
Tapi, kalau kita mau menuai hasil untuk 100 tahun, tanamlah manusia.”

 (Kuang Tzu)

Continue reading